“San, minta antivirusnya po’o”, “Antivirus yang bagus itu apa sech?”, “San, bersih’no komputerku, lagi kena virus”. Kata-kata itu sering keluar dari teman-temanku di sekolah yang komputernya sering kena virus. Alasannya muacem-macem. Tapi kebanyakan mereka kena dari warnet atau ‘tertular’ dari teman yang sudah kena virus komputernya. Nah, di sini saya akan memberi tips yang bisa dibilang cukup ampuh agar komputer kita aman dari virus, baik itu virus lokal maupun interlokal (eits, internasional maksudnya, he…3x : p). Di rumah saya memakai 3 Antivirus seperti AVG dan 2 antivirus portable, PCMAV dan Ansav. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut ulasannya.
AVG
Antivirus ini cukup ampuh untuk mengatasi virus-virus dari luar negeri. Dengan dukungan update yang 2-3 hari sekali, menjadikan AVG bisa mengenali virus-virus luar negeri yang baru. Update bisa dilakukan secara online maupun offline. Update secara offline bisa dengan mendownload file update-tannya di situsnya. Versi terbaru AVG saat ini adalah AVG 8.0, tapi di komputerku masih menggunakan versi 7.5 karena versi 8.0 terlalu memakan banyak memori meski kecepatan scan-nya lebih unggul versi 8.0.
PCMAV
Antivirus portable yang ukurannya cukup ringan ini dikembangkan oleh Majalah PC Media. Keunggulan antivirus ini adalah mampu mengenali virus-virus lokal yang marak di Indonesia. Kecepatan scan-nya juga bagus. Bisa dikombinasikan dengan database Clamav, tapi kecepatannya sedikit berkurang bila digabung dengan database Clamav meski perbedaannya tidak terlalu signifikan. Itu hal wajar karena database Clamav sudah mengenali ratusan ribu virus-virus luar negeri. Anda bisa baca keunggulan-keunggulan PCMAV dan cara mengkombinasikannya dengan database dari Clamav di file ‘readme.txt’ di dalam foldernya. Antivirus ini bisa anda dapatkan dengan membeli majalah PC Media atau PC Mild. Bisa juga anda download dari situs-situs di Internet. Tinggal ketikkan PCMAV di search engine, anda bisa memilih situs yang menyediakan PCMAV. Untuk file update-nya anda bisa mengikuti perkembangannya di virusindonesia.com.
Ansav
Yang kusuka dari antivirus lokal ini adalah kecepatan scan dan dukungan plug-in yang cukup berguna untuk membantu membersihkan virus. Contohnya, RegistryFX yang digunakan untuk mengembalikan susunan registry yang dirubah oleh virus, DeepSlayer untuk mendelete secara paksa file-file yang kita ketahui sebagai virus, HiddenRevealer untuk mengembalikan file-file yang ter-hidden oleh virus, dan masih banyak lagi plug-in yang cukup menarik yang bisa anda download di situs ansav.com. Ukuran antivirus ini tidak sampai 1 MB (tanpa plug-in).
Biar lebih aman lagi, matikan fungsi AutoPlay di komputer. Silakan baca di label tips untuk mematikan fungsi AutoPlay.
Saturday, November 22, 2008
Saturday, October 18, 2008
"Roejak Party"
Hari Minggu kemarin ada acara "Roejak Party" di rumahnya "Galih Tbk". Ide itu tercetus setelah kemarinnya, Ferdy, Henry, dan aku sendiri lagi ngerjain tugas biologi bikin proposal buat peneltian hari Senin (biasa anak SMA sok sibuk). Heran...? Baru dua hari masuk sudah dikasih tugas, kebangetan!! Ngeliat rumahnya Galih yang pohon mangganya buahnya bejibun sampai-sampai buahnya tinggal metik di pager rumahnya. Ngeliat itu, Ferdy atau Henry tiba-tiba ngomong "Eh Lih! Mene Rujak'an enak iki!" (besok buat rujak enak nih, red). Kontan aja aku langsung ngomong "Iyo rek! Mene rujak'an ae! Soale mene aku dijak emesku nak omahe dulurku. Omahe adoh! Males aku!" (Besok bikin rujak aja! Soalnya besok aku diajak ibuku ke rumahnya saudaraku! Rumahnya jauh! Aku ogah!, red). Rencana mulai dijalankan!.
Minggunya, acara mulai direncanakan. Hampir saja aku jadi nggak ikut "rujak'an" karena sepupuku mau ngajak ke Hi-Tech. Ya... kusuruh minggu depan ae. Terus aku berangkat ke rumahnya Ferdy buat nyusul dia. Nyampe' di sana, masih nunggu Henry. Setelah 15 menit-an nungguin Henry, akhirnya kita berangkat ke rumahnya Galih. Di rumahnya Galih, kita nggak langsung bikin rujak. Nonton Naruto sama Bleach (biasa... animania) sekalian juga nungguin Bajoel (Ardi, red). Setelah semua pada ngumpul akhirnya "The Party was began".
Cowek, pisau, ulek-ulek, lombok, kacang goreng, kecap, garam, dan "Pencet" sudah disiapkan. Saatnya bagi tugas. Henry ngulek buat sambelnya, Ferdy 0ngupas "pencet" sama Galih, aku sama Ardi muter-muter nyari buah-buahan dan kerupuknya. Setelah jadi.... Sikaaaaat!!!! Anak-anak pada rebutan. Yang bikin ngakak, Ardi sama Ferdy. Yang satu telinganya sensitif kena kecutnya "pencet", yang satu nggak doyan pedes (gitu ngajak rujakan). Aduuh... jadi pengen lagi sekarang. Pren... Kapan rujakan lagi?
Minggunya, acara mulai direncanakan. Hampir saja aku jadi nggak ikut "rujak'an" karena sepupuku mau ngajak ke Hi-Tech. Ya... kusuruh minggu depan ae. Terus aku berangkat ke rumahnya Ferdy buat nyusul dia. Nyampe' di sana, masih nunggu Henry. Setelah 15 menit-an nungguin Henry, akhirnya kita berangkat ke rumahnya Galih. Di rumahnya Galih, kita nggak langsung bikin rujak. Nonton Naruto sama Bleach (biasa... animania) sekalian juga nungguin Bajoel (Ardi, red). Setelah semua pada ngumpul akhirnya "The Party was began".
Cowek, pisau, ulek-ulek, lombok, kacang goreng, kecap, garam, dan "Pencet" sudah disiapkan. Saatnya bagi tugas. Henry ngulek buat sambelnya, Ferdy 0ngupas "pencet" sama Galih, aku sama Ardi muter-muter nyari buah-buahan dan kerupuknya. Setelah jadi.... Sikaaaaat!!!! Anak-anak pada rebutan. Yang bikin ngakak, Ardi sama Ferdy. Yang satu telinganya sensitif kena kecutnya "pencet", yang satu nggak doyan pedes (gitu ngajak rujakan). Aduuh... jadi pengen lagi sekarang. Pren... Kapan rujakan lagi?
Sunday, October 12, 2008
Mohon Maaf ....
Akhirnya ada waktu untuk posting sebentar. Sebelumnya saya mengucapkan
"Minal Aidzin Walfaizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin".
Yah... meskipun agak telat ngucapinnya tapi yang penting niatnya. Sorry kalo saya ada salah dalam ucapan, tulisan, maupun perbuatan yang telah lalu. Buat teman-teman blogger semua, maaf kalau saya telat posting, nggak bisa komen balik, dan lain-lain. Buat teman-teman yang di sekolah maafkan diriku ini bila ada salah ke kalian semua. Dan buat... yah pokoknya seseorang yang nggak usah disebutin namanya anak-anak pasti sudah tahu. Maaf ya kalo aku banyak salah ...

Saturday, September 13, 2008
Mencoba GIMP di Windows
Pertama kali tertarik dengan GIMP saat mencoba di lab komputer sekolah. Waktu itu ada tugas dari Pak Ghofur (guru komputerku) untuk membuat button dan header blog. Awalnya sih masih bingung karena tampilannya yang agak 'nyeleneh' bila dibandingkan dengan Adobe Photoshop yang biasanya kupakai. Karena kotak utamanya berupa toolbox dan ada 3 menu di atas toolbox utama tersebut. Tapi setelah pelan-pelan mencoba dengan berbekal pengetahuan dari pakai photoshop, ternyata asik juga. Banyak efek-efek yang lebih keren dari photoshop. Terus waktu nyoba nginstall sendiri di rumah, malah agak aneh. Soalnya perintah tombol GIMP campuran dengan bahasa Indonesia. Padahal waktu nginstal tidak ada pilihan setting bahasanya. Tinggal next ok next ok gitu. Tapi di sana-sini masih ada kekurangan, seperti layanan Help-nya yang kita diharuskan download sendiri. Bagi yang berminat, silakan download di sini. Ukurannya tidak terlalu besar, hanya 14,521 MB.
Subscribe to:
Posts (Atom)