Saturday, February 18, 2012

GALAU Penyebab Penyakit Jantung Pada Wanita

Selamat pagi, menyambut hari Sabtu yang sedikit mendung dan gerimis rintik-rintik ini saya akan membahas masalah penyakit jantung. Tapi pembahasan kali ini lebih condong pada penyakit jantung yang diderita wanita. Kenapa? Karena pada wanita, ketika mengalalami serangan jantung akan lebih sering salah didiagnosis. Hal ini disebabkan  gejala pada wanita berbeda dengan pria, seperti terkena tekanan dan rasa berat pada dada (angina) seperti di sinetron-sinetron televisi.

Dua puluh tahun terakhir para ilmuwan telah meneliti bahwa wanita memiliki hormon dan sudut pandang psikologis yang berbeda dengan pria dalam mempengaruhi kesehatan jantungnya. Wanita lebih suka bicara tentang perasaan, rasa sakit dan nyeri daripada pria. Secara tidak sadar sering kondisi perasaannya ke dalam gejala fisik. Hal ini diperparah dengan perilaku wanita yang menahan diri untuk ke dokter ketika terkena serangan jantung, mereka tidak menganggap gejala tersebut bukanlah hal yang serius. Malah lebih banyak yang memeriksakan kesehatannya ke psikiater daripada ke dokter. Gejala mulas atau kesulitan epigastrum ketika wanita terkena serangan jantung juga lebih sering salah didiagnosis daripada pria.

Pada tahun 1990, Dr Legato diminta Asosiasi Jantung Amerika (AHA) untuk meninjau literatur tentang wanita dan penyakit koroner. Legato mengatakan bahwa wanita yang mengalami patah hati setelah mengalami serangan jantung memiliki kemungkinan tiga kali lebih besar terkena serangan jantung daripada pria.

Baru-baru ini, jurnal Circulation melaporkan peningkatan risiko risiko serangan jantung yang disebut infark myocardcial karena kesedihan. Risikonya meningkat pada hari-hari dan minggu-minggu setelah kehilangan orang yang dicintai, terutama pada orang yang berisiko penyakit jantung. So, say no to GALAU. Gerak Hidup!!! -detik.com-


2 comments: